13 Teknik Dasar Tenis Meja beserta Gambarnya
Teknik Grip
Teknik grip atau cara memegang raket tenis meja adalah teknik dasar
yang utama untuk diperhatikan. Di awal, sangatlah penting untuk
mengetahui sekaligus melatih cara memegang bet tenis meja. Hal ini pun
turut memengaruhi performa kita ketika berada dalam permainan, maka dari
itu berikut ini adalah 3 jenis teknik gripnya:
- Penholder Grip
Pada
cara memegang bet dengan metode penholder grip, fokus utama adalah
dengan memegangnya persis seperti ketika Anda memegang pulpen. Teknik
grip ini diketahui cukup jarang dipakai oleh para pemain tenis meja di
Asia. Ini karena penggunaan teknik shakehand grip jauh lebih populer dan
banyak digunakan.
Teknik ini pun penggunaannya hanya bisa dilakukan pada satu sisi bet
ketika bermain. Pukulan yang paling sesuai ketika memegang dengan cara
ini adalah pukulan forehand dan akan cukup sulit jika hendak memakai
pukulan backhand. Pergerakan kaki pemain harus tepat dan lincah ketika
menggunakan teknik grip satu ini.
Cara Melakukan:
- Pastikan untuk memegang bet yang mengarah ke bawah dengan grip atau pegangan yang menghadap ke atas.
- Bet harus dipegang tepat di mana pegangan menyatu dengan bidang bet
memakai jari telunjuk dan ibu jari. Ya, teknik ini sangat persis dengan
cara kita saat sedang memegang sebuah pena.
- Pada sisi bet lainnya, kita sah-sah saja untuk menekukkan ketiga
jari kita lainnya, atau juga bisa meluruskannya ke bawah bet tapi
rapatkan dulu jari-jari kita.
- Shakehand Grip
Seperti
namanya, pasti banyak dari kita pun mampu menebak seperti apa teknik
memegang bet tenis meja satu ini. Ya, persis ketika kita sedang berjabat
tangan dengan orang lain dan cara inilah yang paling populer dan sangat
mendunia.
Alasan mengapa teknik grip ini bisa begitu favorit dan mendunia
adalah karena memang ada peluang besar yang diberikan oleh cara grip ini
kepada para pemain tenis meja supaya bisa bermain lebih baik, khususnya
pada waktu pukulan backhand. Kalau sebelumnya dengan penholder grip
kita akan kesulitan melakukan pukulan backhand, dengan cara grip ini
justru lebih gampang.
Shakehand grip juga diketahui menjadi cara memegang bet yang paling
multiguna sehingga banyak pemain tenis meja yang menyukai cara pegangan
ini. Bahkan banyak pelatih tenis meja pun menyarankan pemainnya untuk
menggunakan teknik grip satu ini, baik di luar maupun dalam negeri.
Cara Melakukan:
- Pastikan posisi bet tegak lurus sejajar dengan lantai.
- Mulailah memegang bet tenis meja seakan sedang bersalaman atau berjabat tangan dengan orang lain.
- Jari telunjuk bisa diluruskan pada bagian bawah bidang bet tenis
meja, sementara ibu jari diposisikan pada permukaan bet lainnya di atas
bidang yang telunjuk kita pegang.
- Tekuklah ibu jari dan rilekskan sedikit supaya kuku pada ibu jari
kita tegak lurus dengan permukaan bet yang kita pakai untuk melakukan
pukulan. Intinya, jangan sampai ibu jari bagian dalam kita menyentuh
bagian permukaan bet tenis meja.
-
ads
Bidang bet pun pastikan menyandar di leukan antar ibu jari serta telunjuk yang kira-kira ¼ inci dari sisi jari telunjuk.
- Letakkan jari telunjuk untuk dekat dengan bagian bet dan posisikan melintang ke arah atas bet.
- Agak merapatkan ibu jari pada bet sangat boleh.
- Seemiller Grip
Penggunaan
teknik grip seemiller ini sangatlah mirip dengan handshake grip, namun
yang membedakan adalah bahwa teknik grip ini bagian jari telunjuk pemain
memegang seluruh bagian bet. Sementara untuk bet yang atas, pemain
perlu memutarnya 20-90 derajat untuk mengarah ke tubuh. Karena merupakan
hasil pengembangan dan variasi dari shakehand grip, maka tak heran
kalau cara memegangnya pun sama.
Cara Melakukan:
- Cukup memulai pegangan dengan melakukan langkah-langkah pada handshake grip.
- Bagian atas bet putar 90 derajat ke arah tubuh kita. Pukulan
backhand bakal semakin kuat ketika kita semakin memutar bet, namun
risikonya pukulan forehand pun bakal melemah.
- Jari telunjuk lekukkan sepanjang bagian sisi bet tenis meja.
(Baca juga: peraturan permainan sepak bola – posisi pemain sepak bola)
Teknik Footwork
Dalam
permainan tenis meja, walau kita bermain terhalang oleh meja, tetap
saja pergerakan kaki dan pengaturannya sangatlah penting. Banyak pemain
tenis meja tak menyadari sama sekali akan hal ini dan malah justru
sering melakukan penempatan posisi kaki di tengah meja. Hal ini malah
mempersulit diri sendiri ketika hendak melakukan blocking.
Dalam footwork yang benar, pemain perlu memerhatikan posisi siku di
mana harus dalam posisi memegang bet dan ada pada titik tengah antara
backhand dan forehand. Jaga supaya siku tetap ada tak jauh dari tengah
meja dan gerakkan tubuh agak ke kiri. Pemain juga perlu memerhatikan
serta fokus pada pergerakan dan posisi lawan.
Posisi kaki kerap diabaikan karena mungkin hanya ada 2, yakni dari
sisi kanan dan kiri, namun sebenarnya langkah kaki kita harus tepat.
Metode footwork yang paling umum adalah two-step dan penggunaannya lebih
sering dilakukan oleh apra pemain yang bertipe menyerang, dengan cara
seperti di bawah ini:
- Tekuk sedikit bagian lutut.
- Berat badan harus terbagi rata pada kedua kaki, sementara penumpuan berat badan adalah pada ujung kaki.
- Ketika hendak melangkah ke kiri, geser kaki kiri ke arah kiri di mana berat badan ditumpukan ke arah kaki kiri.
- Untuk kaki kanan perlu ikut dengan kaki kiri. Bila hendak memukul
dengan teknik forehand, kaki kanan tarik ke belakang supaya seperti
posisi awal dalam menerapkan pukulan forehand.
(Baca juga: cara memilih raket tenis – tugas wasit sepak bola)
Teknik Stance
Teknik
dalam tenis meja lainnya yang sangat mendasar adalah teknik bersiap
siaga atau diketahui dengan istilah teknik stance. Stance ini termasuk
dalam teknik penempatan posisi tangan, kaki berikut juga anggota tubuh
lainnya ketika hendak melakukan serangan kepada lawan atau ketika
bertahan.
- Square Stance
Teknik positioning adalah inti dari square stance ini, yakni ketika
posisi badan pemain menghadap meja tenis. Teknik square stance adalah
sebuah teknik yang secara umum digunakan oleh para pemain tenis meja
ketika menerima servis bola dari pihak lawan. Tapi juga menjadi posisi
siap saat lawan menyerang kita.
Pada waktu teknik ini diterapkan, bagian kaki kita hanya perlu
digerakkan slangkah ke depan, lalu ke belakang, kiri maupun kanan, atau
secara diagonal. Pemain akan dengan mudah melakukannya asalkan terus
melatih gerakan-gerakan penting dalam teknik ini.
- Side Stance
Pada teknik side stance, tubuh pemain perlu berada pada posisi
menyamping ke kiri atau kanan. Salah satu bahu pemain pun perlu
diposisikan lebih dekat dengan net, khususnya saat hendak melakukan
serangan kepada lawan. Posisi bahu kiri perlu lebih dekat dengan net
apabila melakukan teknik pukulan forehand untuk pemain yang memang
memakai tangan kiri dalam memukul alias kidal.
(Baca juga: teknik lempar cakram – cara memegang raket bulu tangkis)
Teknik Memukul
Bicara tentang teknik dasar, maka dalam tenis meja pun kita perlu
belajar akan teknik memukul. Ada 2 teknik memukul yang mendasar, yakni
forehand dan backhand seperti yang telah disebut-sebut sebelumnya. Jika
ingin bola melaju keras, maka pukulan forehand-lah yang digunakan,
sementara untuk pukulan topspin dan backspin yang mudah, maka pukulan
backhand-lah yang digunakan.
Namun sebenarnya, tak hanya forehand dan backhand saja teknik pukulan
yang perlu untuk dikenal dan dilatih dengan baik. Ada juga sejumlah
teknik pukulan lain semacam pukulan servis, drive, chop dan push yang
juga paling sering diterapkan pada sebuah permainan tenis meja oleh para
pemainnya.
- Teknik Pukulan Forehand
Pemain
perlu melakukan teknik pukulan forehand apabila bola ada di sisi kanan
tubuh pemain. Untuk melakukan teknik pukulan ini, biasanya adalah dengan
membuat posisi tubuh lebih rendah, dan tangan yang dipakai memegang bet
bisa digerakkan ke arah pinggang sebelah kanan apabila tidak kidal.
Dari situ, kemudian siku pun akan otomatis membentuk sudut sekitar 90
derajat. Selanjutnya pemain hanya tinggal membuat tangan bergerak ke
arah depan tapi upayakan supaya bentuk sudut siku tidak berubah. Pada
pukulan forehand, akan lebih baik kalau menggunakan cara memegang bet
dengan teknik penholder.
Sponsors Link
- Teknik Pukulan Backhand
Ketika bola ada di sisi kiri tubuh pemain, maka pukulan yang paling
tepat untuk dilakukan adalah pukulan backhand. Dalam melakukannya,
seorang pemain memang perlu merendahkan lebih dulu posisi tubuh yang
dilanjutkan dengan menggerakkan tangan ke arah pinggang kiri apabila
bukan seorang kidal. Siku harus membentuk sudut 90 derajat juga, barulah
tangan yang memegang bet digerakkan ke arah depan. Jaga siku baik-baik
supaya tetap 90 derajat dan bet harus juga dijaga lurus.
- Teknik Pukulan Servis
Penyajian
bola pertama dengan memukul bola, itulah yang dinamakan dengan servis.
Teknik pukulan ini terbagi menjadi beberapa tipe, yakni servis backhand
topspin, forehand topspin, backhand backspin dan juga forehand backspin.
Perlu diketahui bahwa topspin merupakan sebuah teknik arah putaran bola
searah jarum jam, sementara backspin adalah kebalikannya alias
berlawanan dengan arah jarum jam.
(Baca juga: teknik dasar permainan bulu tangkis – teknik dasar permainan bulu tangkis)
- Teknik Pukulan Chop
Pukulan
ini memiliki sifat bertahan dan untuk persiapan pukulan forehand chop
pada dasarnya mirip dengan pukulan forehand, hanya saja posisi bet perlu
agak lebih sedikit terbuka. Bet kemudian digerakkan ke depan namun
sedikit mengarah ke bawah. Upayakan agar ada kontak dengan bola tepat di
depan kanan tubuh. Sementara untuk backhand chop juga punya teknik awal
yang sama seperti pukulan backhand, hanya saja posisi bet terbuka dan
upayakan supaya kontak bola terjadi di sisi bawah bet depan dan
perkenaan bola ada di sisi kiri dengan sedikit ke depan tubuh.
- Teknik Pukulan Push
Ketika
pemain tenis meja harus menghadapi backspin, maka pukulan backspin
pasif pun dilakukan, dan push inilah pukulan tersebut. Tujuan dari
pukulan ini adalah supaya bola tak melambung terlalu tinggi. Dalam
melakukan teknik ini, terutama forehand push, perhatikan supaya posisi
bet agak terbuka dan bet digerakkan ke depan serta agak ke bawah.
Upayakan supaya bola dapat ada kontak dengan bet bagian tengah.
Sedangkan untuk melakukan backhand push, perkenaan bola sebetulnya mirip
seperti forehand push, hanya bedanya penggunaan backhand-lah yang
digunakan. Upayakan perkenaan bola pada sisi kiri bisa dekat dengan
tubuh bagian depan.
- Teknik Pukulan Drive
Pukulan
datar nan keras hasil dari pukulan dengan ayunan panjang kita sebut
dengan teknik pukulan drive. Jenis pukulan ini memang termasuk cepat dan
keras dan untuk melakukan forehand drive, bet harus digerakkan lebih
dulu ke arah depan.
Gerakan tersebut jangan lupa disertai dengan tubuh yang diputar ke
depan di mana ini setara dengan perputaran sebanyak 30 derajat. Pada
sikap awal, sebaiknya pemain menguatkan pergelangan tangan supaya bet
tak gampang mengalami perubahan posisi ketika hendak melakukan teknik
pukulan forehand drive ini.
Sementara untuk melakukan backhand drive, siku harus dibuat lebih
dulu membentuk sudut 90 derajat. Bet yang bergerak harus diikuti dengan
gerak putar tubuh. Upayakan ada kontak dengan bola, terutama sewaktu bet
ada di depan tubuh yang sedikit ada di sisi kiri. Pada pukulan ini,
pemain kerap salah dalam gerakan kaki, jadi harus lebih sering melatih
teknik backhand agar mahir.
- Teknik Pukulan Block
Ini
adalah teknik pengembalian pukulan keras yang diarahkan oleh lawan
kepada kita. Cara ini terbilang paling sederhana dan pemain cukup
melakukan block setelah bola memantul dari meja supaya lawan tak
menyerang dengan cepat. Ini karena bola yang sudah kita block juga bakal
kembali secara cepat.
Untuk forehand block, bet digerakkan ke arah depan lebih dulu, tapi
bet harus dalam posisi tertutup di mana sisi depan bet mengarah ke
bawah. Fokuskan pandangan pada datangnya bola dan cepat-cepat lakukan
block sesudah bola memantul dari meja. Tepat di bagian tengah bet-lah
perkenaan bola dengan bet harus terjadi.
Untuk backhand block, pastikan bet ada di sisi kiri tubuh pemain dan
gerakkanlah ke depan apabila ingin menerapkan blocking, sementara bet
berposisi tertutup. Fokuskan pandangan terhadap arah datangnya bola dan
lakukan block secepatnya sesudah bola memantul dari meja. Masih pada
bagian tengah bet untuk perkenaan bola dengan bet.
ads
Bidang bet pun pastikan menyandar di leukan antar ibu jari serta telunjuk yang kira-kira ¼ inci dari sisi jari telunjuk.
Komentar
Posting Komentar